Beranda
|
Selasa, 22 Mei 2012 |
Dewan Kehormatan | CAJ | SIWO | LKBH | Presspedia | Adinegoro
PWI Cabang
Dewan Juri: Tidak Ada Pemenang Feature Adinegoro 2009
Jumat, 05 Pebruari 2010

Jakarta (PWI News) - Dewan Juri Anugerah Karya Tulis Feature Adinegoro 2009 yang terdiri atas DR Felicia N. Utorodewo, Radhar Panca Dahana dan Tribuana Said memutuskan tidak ada pemenang, baik kategori kemanusiaan maupun demokrasi, lantaran kurang memenuhi standar kedalaman mengungkap masalah dan belum memberi alternatif.

"Sebenarnya di tingkat kualitatif hal ini merefleksikan kemunduran karya-karya jurnalistik di sub-sub genre itu. Persaingan dengan media televisi yang sangat pragmatis dan rating oriented, jadi salah satu sebabnya," demikian pendapat budayawan/sastrawan Radhar Panca Dahana.

 

Sementara itu, Felicia N. Utorodewo menilai, dari sisi tematik banyak karya terpilih yang terseleksi dewan juri cukup menarik. Hanya saja, ia mengemukakan, dari segi komposisi/kerangka bahasa maupun penulisannya kurang memenuhi syarat sebagai karya tulis feature sekelas Adinegoro, yang merupakan penghargaan tertinggi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di bidang karya jurnalistik.

 

Dalam penjurian tersebut, Tribuana Said yang merupakan salah seorang tokoh pers nasional menggarisbawahi bahwa karya tulis terseleksi dalam Adinegoro 2009 kurang mendalam, lebih banyak mengutip pendapat nara sumber, tetapi tidak menggali lebih jauh terhadap informasi tersebut ke lapangan.

"Ada kesan secara umum karya tulis terseleksi proses kreatifnya instan. Padahal, wartawan harusnya mampu mendalami permasalahan dengan mengali berbagai informasi dari banyak nara sumber sekaligus mengujinya kembali fakta dan data di lapangan, terutama menyangkut kepentingan umum," demikian Tribuana, yang juga Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Multimedia Adinegoro (YPMA), yang menaungi Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS).

(*)