Beranda
|
Rabu, 08 Pebruari 2012 |
Dewan Kehormatan | CAJ | SIWO | LKBH | Presspedia | Adinegoro
PWI Cabang
Heboh E-mail Noor Din, Polisi Sisir Terminal Jember
Senin, 17 Agustus 2009

Jember (ANTARA News) - Heboh surat elektronil (e-mail) yang diduga berasal dari Noor Din M Top kepada seorang pemuda di Jember, Jawa Timur, polisi menyisir terminal bus setempat. Begitu kabar itu menyebar, ratusan anggota Kepolisian Resor Jember merazia Terminal Tawangalun mencari gembong teroris asal Johor, Malaysia itu.

Menurut kepala bagian Operasi Polres Jember Komisaris Wied Hardono, penyisiran dilakukan untuk menindaklanjuti pengiriman email yang diduga dari teroris kepada Bagus Febriyanto Wibowo, siswa SMK Negeri 2 Jember. "Ini sebagai upaya antisipasi sekaligus mewaspadai teroris di Jember," katanya, Sabtu (15/8).


Bagus, 19 tahun, menerima e-mail dari Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya yang isinya menyebutkan pengirim email itu mengaku sebagai Noor Din. Isi surat membenarkan bahwa yang tewas dalam penyergapan yang dilakukan Tim Detasemen Khusus 88 di Temanggung, Jawa Tengah,  adalah Ibrohim alias Boim. Surat itu kemudian oleh Bagus di upload ke situsnya, www.bagustv.com, beberapa waktu lalu.

 

Sasaran razia di Terminal Tawangalun, polisi aitu memeriksa angkutan umum kota dan bus antarkota. "Semua kendaraan di terminal dan di luar terminal diperiksa dengan alat metal detektor," kata Wied.

Calon penumpang yang hendak memasuki kawasan terminal juga diperiksa alat detektor di pintu masuk. Baran mereka digeledah dan gerak-geriknya diperhatikan. Inilah upaya polisi untuk memastikan terminal aman dari ancaman teroris. Foto Noor Din M Top disebar di kawasan terminal ini. "Saya mengimbau masyarakat yang mengenal ciri-ciri orang seperti gambar itu segera melapor ke Polsek setempat atau Polres," katanya.

Bagus diperiksa di Polsek Patrang dan Polres Jember. Siswa jurusan Multimedia SMK Negeri 2 Jember itu kemarin diperiksa pukul 15.30 WIB. Tempat pemeriksaan di ruang satuan intelijen Polres Jember.  Ibunya, Purwoningsih, juga direiksa di Posek Patrang. (*)