Beranda
|
Selasa, 07 Pebruari 2012 |
Dewan Kehormatan | CAJ | SIWO | LKBH | Presspedia | Adinegoro
PWI Cabang
Kopkar PWI Aceh Aktif Kembali
Minggu, 04 Januari 2009

Banda Aceh (ANTARA News) - "Kalam Sejahtera", Koperasi Karyawan Persatuan Wartawan Indonesia (Kopkar PWI) Cabang Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), diaktifkan kembali, namun namanya diganti menjadi "Tinta Mas". 

 

Pada kegiatan pengakifkan kembali Koperasi "Tinta Mas" di Banda Aceh, Rabu (31/12), Ketua PWI Cabang Aceh, HAB Dahlan TH, mengatakan bahwa upaya ini untuk memberi kesejahteraan bagi wartawan anggota PWI yang bekerja di berbagai media cetak dan elektronik baik lokal maupun nasional.

 

Dalam rapat anggota koperasi yang dihadiri pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Banda Aceh, Julianto, Dahlan mengharapkan, pengaktifkan kembali koperasi Tinta Mas ini dapat melangkah maju ke depan.

 

Rapat anggota koperasi PWIB Cabang Aceh dihadiri Ketua PWIB HAB Dahlan TH, Wakil Ketua Bidang Kesra, Basri Ali, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Saidulkarnain Ishak, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, T. Mansyursyah, Sekretaris, Bukhari M Ali, dan anggota koperasi tersebut.

 

Koperasi wartawan anggota PWI Cabang sudah terbentuk puluhan tahun silam, namun dilaporkan vakum dan tidak ada kegiatan usaha. Kini diaktifkan kembali sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan kesejahteraan anggota yang tergabung dalam koperasi tersebut, katanya.

 

"Saya mengharap Ketua Koperasi terpilih Basri Ali dapat membangun kebersamaan untuk memulai usaha bersama pengurusnya. Halaman kantor sekretariat PWI bisa dijadikan lokasi memulai usaha yang berorientasi pada kepentingan di bidang jurnalistik," kata Dahlan.

 

Pejabat Diperindagkop dan UKM ,Julianto, mengatakan bahwa upaya pengaktifan koperasi merupakan langkah positif yang diharapkan bergerak maju sesuai dengan keinginan anggota. Semua koperasi diharapkan dapat mengembangkan usaha bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Menurut dia, jumlah koperasi di Kota Banda Aceh tercatat sekitar 700 unit, namun hanya sekitar 342 unit yang aktif dan melakukan, terutama simpan pinjam. Selebihnya kini sedang diusahakan untuk diaktifkan kembali seperti koperasi PWI Cabang Aceh ini, katanya.

 

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Bidang Kesra, Basri Ali ,dan dihadiri lebih 20 wartawan anggota PWI itu juga disepakati jumlah simpanan pokok senilai Rp300.000 dan simpan wajib senilai Rp20.000 per bulan. (*)