Beranda
|
Selasa, 22 Mei 2012 |
Dewan Kehormatan | CAJ | SIWO | LKBH | Presspedia | Adinegoro
PWI Cabang
Masih Banyak Wartawan Tidak Mau Profesional
Jumat, 06 Maret 2009

Cibinong (ANTARA News) - Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin, mengemukakan bahwa sangat disayangkan hingga saat ini masih banyak wartawanyang tidak pernah mau diajak belajar profesional, sehingga untuk mewujudkan kebebasan pers yang bertanggung jawab, Pemerintah Kabupaten Bogorsangat mendukung keberadaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor.

 

"Namun, perlu adanya verifikasi wartawan, karena dari 100 wartawan, bisa dikatakan separuhnya bukan wartawan profesional," katanya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/3).

 

Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, yang juga dihadiri Ketua PWI Cabang Jawa Barat H Yoyo S Adireja.

 

PWI Kabupaten Bogor merupakan perwakilan baru di PWI Cabang Jawa Barat, setelah melepaskan diri dari PWI Bogor --yang berpusat di Kota Bogor--dan selama ini ruang lingkupnya mencakup Kota dan Kabupaten Bogor.

 

Menurut Bupati Bogor, hadirnya PWI Perwakilan Kabupaten Bogor menjadi momentum yang sangat strategis, karena pengukuhannya berbarengan dengan peringatan Hari Pers Nasional ke-63.

 

"Dengan demikian, seluruh wartawan bisa menjadikan bulan ini menjadi bulan 'muhasabah' dan meningkatkan keprofesionalan kinerjanya. Bukan saja kepada pemerintah sebagai sarana kritik, tetapi juga kepada masyarakat," katanya.

 

Ia mengakui bahwa ketajaman tulisan seorang wartawan bisa menggegerkan dunia, namun sangat disayangkan bila hingga kini masih banyak wartawan yang tidak pernah mau belajar profesional.

 

Oleh karena itu, kata dia, rencana PWI Kabupaten Bogor untuk menggelar pelatihan kewartawanan bisa menjadi acuan bagi mereka yang belum memahami tugas dan tanggung jawab wartawan.

Pihaknya juga akan mengikut-sertakan seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Bogor untuk mengikuti pelatihan wartawan.

 

Sementara itu, Ketua PWI Cabang Jabar Yoyo S Adireja mengatakan, kelahiran PWI Kabupaten Bogor tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor untuk meningkatkan keprofesionalannya dalam menjalani profesi sebagai jurnalis, dengan
tetap memperhatikan kode etik jurnalistik dan tidak keluar dari koridor hukum.

 

"Saya berharap, dengan keberadaan PWI Kabupaten Bogor ini bisa menjadi sarana para jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga citra wartawan baik terhadap pemerintah daerah, maupun kepada masyarakat," katanya.

 

Pengurus PWI Kabupaten Bogor yang dikukuhkan adalah Ketua Danang Donoroso (Harian Pelita), Wakil Ketua Irwan Natsir (Pikiran Rakyat), Sekretaris Piyarso Hadi (Inti Jaya), Wakil Sekretaris Untung Bahtiar (Radar Bogor), Bendahara M Basyir (Monitor Depok, Wakil Bendahara Brahma Sunatha (Tabloid Aksara) dibantu beberapa seksi, antara lain bidang Hukum, pendidikan dan kemasyarakatan. (*)