|
Wartawan Radio Okapi Ditembak di Kongo Timur |
|
Senin, 24 November 2008 |
|
Kinshasa (ANTARA News/AFP) - Seorang wartawan Kongo dari Radio Okapi yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (21/11) malam, ditembak mati di Bukavu, bagian timur negara Republik Demokrasi Kongo, menurut radio itu pada keesokan harinya. Didace Namujimbo "sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya pada Jumat malam. Dia ditembak mati beberapa meter dari rumahnya," kata Pemimpin Redaksi Radio Okapi Leonard Mulamba kepada AFP.
Namujimbo ditembak mati di kepala, kata Mulamba di ibukota Kinshasa. Tidak ada perincian lebih lanjut mengenai motif ataupun siapa yang memerintahkan pembunuhan itu.
Pada 13 Juni tahun lalu, wartawan Radio Okapi yang lain, Serge Maheshe, juga tewas dibunuh di Bukavu, ibukota provinsi Sud-Kivu.
Sejumlah kelompok bersenjata, milisi pro pemerintah dan pemberontak beroperasi di wilayah bergolak yang berbatasan dengan Kivu Utara, lokasi pertempuran selama hampir tiga bulan terakhir antara militer dan pemberontak Laurent Nkunda.
Sementara itu, baru-baru ini pasukan perdamaian PBB dituduh gagal melindungi warga sipil di kawasan bergolak itu. Dewan Keamanan PBB juga sedang mempertimbangkan untuk memperkuat pasukan penjaga perdamaian untuk Republik Demokrasi Kongo.
Resolusi yang dirancang Perancis itu hendak menambah hampir 3.100 lagi tentara dan polisi pada 17 ribu penjaga perdamaian yang sudah berada di Kongo timur.
Indonesia pada Oktober 2008 juga mengirimkan sekitar 175 prajurit TNI yang tergabung dalam kontingen Garuda XX-F/MONUC guna bertugas di Kongo.(*) |