|
Saat Wartawan Saling Bantu Pasca-Gempa Sumbar |
|
Selasa, 20 Oktober 2009 |
|
 Oleh Hendra Agusta
Padang (ANTARA News) - Gempa 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (30/9) telah membuat banyak korban baik jiwa maupun materi bagi rakyat daerah itu, termasuk di kalangan wartawan. Seorang wartawan senior Sumbar, AA Datuak Rajo Johan, meninggal akibat tertimbun tanah longsor pascagempa dan reporter media harian Padang, Harfianto Gani meninggal akibat kecelakaan saat meliput tanggap darurat gempa. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Bantu Perbaiki Rumah Wartawan Korban Gempa Sumbar |
|
Senin, 19 Oktober 2009 |
|
 Padang (ANTARA News) - PWI Pusat memberikan bantuan dana perbaikan rumah bagi wartawan di Sumatra Barat (Sumbar) yang rumahnya rusak akibat gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009. Bantuan diserahkan Ketua PWI Pusat Margiono kepada Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman di Padang, Senin, dan selanjutnya disalurkan melalui Tim Verifikasi PWI Cabang Sumbar. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Polisi Perketat Sidang Lanjutan Pembunuhan Wartawan Radar Bali |
|
Senin, 19 Oktober 2009 |
|
Denpasar (ANTARA News) - Sidang lanjutan pembunuhan wartawan Radar Bali, AA Narendra Prabangsa (43), dengan menggiring terdakwa I Nyoman Susrama di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, pihaknya menurunkan satu SSK pasukan untuk mengawal dan mengamankan jalannya sidang lanjutan yang siang itu diisi dengan pembacaan nota eksepsi oleh tim penasehat hukum terdakwa. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Kaltim Gelar Ujian Peningkatan Status |
|
Sabtu, 17 Oktober 2009 |
|
Samarinda (ANTARA News) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) sekaligus ujian peningkatan status dari anggota muda menjadi anggota biasa. Diklat dan ujian itu berlangsung dua hari, dari 17-18 Oktober. Diklat dan ujian peningkatan status tersebut digelar di Gedung PWI Kaltim, Jalan Biola Samarinda. Diklat dilakukan pada hari pertama dan hari kedua sampai pukul dua siang. Sementara ujian peningkatan status dilakukan pada hari kedua, tepatnya pada pukul 14.00 hingga 16.00 Wita. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
141 Wartawan Kalteng Ikuti KLW |
|
Jumat, 16 Oktober 2009 |
|
Palangkaraya (ANTARA News) - Sebanyak 141 orang wartawan se Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti Karya Latihan Wartawan (KLW) yang berlansung dua hari di Palangkaraya, mulai Jumat. KLW yang diikuti wartawan berasal dari 13 kabupaten dan kota se Kalteng dibuka Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), diwakili Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan Indonesia Cukup 7.000 Orang |
|
Jumat, 16 Oktober 2009 |
|
Palangkaraya (ANTARA News)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat menilai jumlah wartawan sekarang ini terlalu banyak mencapai 14.000 orang, dan idealnya wartawan Indonesia mengutamakan kualitas, sehingga jumlah yang ideal untuk wartawan Indonesia hanya sekitar 7.000 orang saja, kata Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat. Ketika memberikan sambutan pada pembukaan Karya Latihan Wartawan (KLW) yang diikuti 141 wartawan Kalteng, Marah Sakti Siregar mengemukakan, PWI pusat sekarang sedang mengusahakan peningkatan kualitas wartawan tersebut. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Inhil Kecam PN Halangi Tugas Wartawan |
|
Kamis, 15 Oktober 2009 |
|
Tembilahan (ANTARA News) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indragiri Hilir (Inhil), Andang Yudiantoro, menilai bahwa Pengadilan Negeri (PN) Tembilahan terkesan menghambat proses peliputan yang dilaksanakan di instansinya. Seharusnya pihak PN Tembilahan dapat menghargai profesi jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya, katanya di Tembilahan, Kamis (15/10). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 55 - 62 dari 344 |