|
Kapolres Bogor Janji Tindak Tegas Pengintimidasi Wartawan |
|
Jumat, 12 Agustus 2011 |
|
Bogor (ANTARA News) - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bogor Kota, AKBP Hilman, menjanjikan akan menindak tegas pelaku penculikan dan intimidasi terhadap wartawati Jurnal Bogor, Eka Rahmawati.
"Saat ini kami masih memproses berkas laporan. Dalam waktu dekat saksi-saksi akan kami panggil," kata Kapolres saat ditemui dalam ekspos di Mapolres Bogor, Kedung Halang, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pemeras Mengaku Wartawan Divonis 4,5 Bulan Penjara |
|
Kamis, 11 Agustus 2011 |
|
Denpasar (ANTARA News) - Anwar Tanjung (43), pemeras yang menyalahgunakan profesi dan mengaku wartawan, dalam kasus pemerasan terhadap pengusaha elpiji di Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis, divonis hukuman 4,5 bulan penjara.
Pada persidangan itu, majelis hakim yang diketuai oleh Puji Harian, menjatuhkan pidana penjara selama empat-setengah bulan potong masa tahanan, dan memerintahkan terdakwa dari Tabloid Tipikor Jakarta itu membayar biaya perkara sebesar Rp2.000.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Diskominfo Lampung Dukung SJI dan Kompetensi Wartawan |
|
Selasa, 09 Agustus 2011 |
|
Bandarlampung (ANTARA News) - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Lampung, Setiato, menyatakan mendukung akan segera dimulainya proses belajar mengajar pada Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) dan penerapan standard kompetensi wartawan di jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lampung.
Setiato mengatakan hal itu didampingi Kepala Bidang (Kabid) Humasnya, Yurnalis, ketika menerima kunjungan silaturahim pengurus PWI Cabang Lampung, dipimpin Ketuanya, Supriyadi Alfian, di Bandarlampung, Selasa.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan Senior Hasan Altuwy Wafat di Pamekasan |
|
Senin, 08 Agustus 2011 |
|
Hasan Atuwy (1922 - 2011) - (repro: SuaraSurabaya.net) Pamekasan (ANTARA News) - Wartawan senior Madura, Jawa Timur, Hasan Altuwy (89), Senin sekitar pukul 07.00 WIB meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah (RSD) Pamekasan.
Hasan Altuwy, mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Madura, diakhir hayatnya menjadi penanggungjawab radio Karimata FM. Ia lahir 22 Desember 1922 dan meninggul dunia pada Senin 7 Agustus 2011.
"Jenazah almarhum akan dikebumikan sore ini di tempat pemakaman umum (TPU) Asta Barat Pamekasan," kata News Menejer Radio Karimata FM Pamekasan Hendra Aminullah, Senin sore.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
IKWI Kendari Berbagi Rezeki ke Panti Jompo |
|
Sabtu, 06 Agustus 2011 |
|
Kendari (ANTARA News) - Isteri para wartawan yang tergabung dalan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesiia (IKWI) PWI Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan aksi sosial dengan berbagi rezeki dengan penghuni panti jompo dan lanjut usia (Lansia).
Para ibu-ibu wartawan itu memberikan bingkan berupa sarung sembahyang, susu kental manis, mie instan dan air minieral yang diserahkan oleh Ketua IKWI, Ny Sudirman Duhari kepada salah satu perwakilan lansia, panti jompo Ny Suyatin di Ranomeete, Kabupaten Konawe Selatan, Senin.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
BBC Minta NATO Selidiki Kematian Wartawan di Afghanistan |
|
Selasa, 02 Agustus 2011 |
|
London (ANTARA News/AFP) - Jaringan multimedia massa berbasis radio berita BBC meminta pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Afghanistan untuk menyelidiki kematian seorang wartawan lokal yang bekerja buat media elektronik Inggris itu, yang tewas di negara yang dikoyak perang tersebut pekan terakhir Juli.
Ahmed Omed Khpulwak (25) adalah salah satu dari 21 orang yang tewas pada Kamis (28/7) dalam pertempuran lima jam di provinsi Uruzgan, Afghanistan selatan. Dalam peristiwa tersebut, anggota Taliban juga mengincar kompleks tempat tinggal wakil gubernur provinsi itu.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Nazaruddin dan Pernikahan Sesama Kelamin |
|
Selasa, 02 Agustus 2011 |
|
Arswendo Atwowiloto (repro: id.facebook.com)
Jakarta (PWI News) - Sebelum Nazaruddin lahir di dunia, di manapun ia berada saat ini, saya sudah menjadi wartawan. Bahkan bertugas dan diundang ke luar negeri, yang kini menjadi tempat sembunyi Nazaruddin yang kini dimantankan dari segala jabatan dan kehormatan yang disandangnya.
Selain narsis dikit, saya mau menekankan bahwa mekanisme dan unsur-unsur dan terjadinya pemberitaan tetap sama dari dulu. Ada suatu peristiwa, dilaporkan oleh wartawan, jadilah berita yang terkomunikasikan ke masyarakat luas. Tanpa pelaporan oleh juru warta, peristiwa itu hanya diketahui oleh pelaku atau yang terlibat dan lingkungan terbatas. Unsurnya selalu sama, ada data, ada fakta yang dikembangkan, ada beberapa nara sumber, ada uraian kenapa peristiwa itu terjadi. |
|
Selengkapnya...
|
|
|