|
Gubernur Sumut Minta Saling Dukung dengan Wartawan |
|
Minggu, 05 September 2010 |
|
Medan (ANTARA News) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Syamsul Arifin, meminta kalangan wartawan di daerah itu saling mendukung untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah itu.
Dalam acara berbuka puasa dengan wartawan dan pemimpin redaksi media massa di Medan, Minggu malam, Gubernur mengatakan, dengan saling mendukung, kekurangan yang ada dapat tertutupi.
Dengan cara seperti tu, keberadaan wartawan akan semakin besar dan dihormati di tengah-tengah masyarakat karena dinilai memiliki kekompakan.
Sebagai mantan wartawan, Gubernur Sumut mengaku merasa bertanggung jawab mengingatkan hal tersebut.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan Prancis Tersandera di Afghanisyan |
|
Minggu, 05 September 2010 |
|
Paris (ANTARA News/AFP/Reuters) - Prancis dalam dua pekan belakangan menerima bukti bahwa dua wartawan tersanderanya di Afghanistan masih hidup dan sehat, kata kepala penasihat Presiden Nicolas Sarkozy, Minggu.
"Saya memiliki dua berita baik. Pertama, kami punya bukti kehidupa dalam belasan hari belakangan dan, kedua, kami tahu bahwa mereka berada sehat," kata Claude Gueant kepada radio Europe 1.
"Ramadhan menunda perundingan, yang tampak berjalan baik, tapi mereka memulai lagi beberapa hari mendatang," tambahnya, mengacu pada bulan suci Islam, yang berlangsung di Afghanistan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Perusahaan Pers Perlu Sosialisasikan Kompetensi Wartawan |
|
Sabtu, 04 September 2010 |
|
Jakarta (ANTARA News) - Gagasan menerapkan standar kompetensi wartawan di Indonesia yang dicetuskan dewan Pers belum sepenuhnya diiringi sosialisasi di kalangan pers dan perusahaan media sehingga gagasan itu belum sepenuhnya dipahami.
Dalam kaitan ini, PT Indonesia News Center bersama Yayasan Jurnalis Indonesia pada Sabtu malam mengumumkan adanya program sosialisasi standar kompetensi wartawan dalam sebuah seminar bertema "Langkah-Langkah Yang Perlu disiapkan Untuk Mengikuti Proses Standardisasi". |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kadivhumas Polri Silatturahmi ke PWI Pusat |
|
Kamis, 26 Agustus 2010 |
|
Jakarta (PWI News) - Kepala Divisi Hubungan Markas Besar Kepolisian Negara RI (Kadiv Humas Mabes Polri), Brigjen Pol. Iskandar Hasan, bersilaturahmi sekaligus ikut berbuka puasa bersama dengan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Sekretariat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers lantai 4, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis.
Iskandar Hasan dalam perbincangan di PWI Pusat banyak bercerita mengenai pengalamannya selaku polisi di lapangan maupun di dunia pendidikan, karena ia sempat menjadi Wakil Direktur Bidang Pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sebelum menjadi Kadiv Humas Polri.
Ia antara lain mengemukakan bahwa kawanan perampok Bank CIMB Niaga di Medan dapat dipastikan telah mengadakan serangkaian penjajakan untuk memahami lingkungan sasaran sebelum melakukan aksinya. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Akhirnya Kasus Pembunuhan Udin Pun Kedaluwarsa |
|
Kamis, 26 Agustus 2010 |
|
Oleh Budiman Tanuredjo
Jakarta (Kompas) - Dalam alinea berikutnya, Kompas menulis penganiayaan Udin—demikian Fuad Muhammad Syafruddin sering dipanggil—itu diduga berkait dengan tulisan yang ia buat dan dimuat di harian Bernas menyangkut kemungkinan adanya kasus manipulasi tanah dan pemotongan dana inpres desa tertinggal atau IDT di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tanpa sengaja, saya teringat kembali cerita soal Udin ketika bertemu dengan Priyambodo, seorang pengurus PWI Pusat dan juga pengajar jurnalistik di Lembaga Pendidikan Dr Soetomo. Kala itu, saat menghadiri malam penganugerahan Mochtar Lubis Award 2010 di Hotel Santika, Kamis, 22 Juli, Priyambodo mengingatkan bahwa tahun 2010 ini adalah 14 tahun kematian Udin. "Kasus pidananya bakal kedaluwarsa," ujar Priyambodo membuka percakapan. Fuad M. Safrudin (Udin, 18 Feb. 1964-16 Agst. 1996) Anggota PWI: 13.00.2847.89.M.VI Seusai ngobrol dengan Priyambodo, saya mencari arsip di harian Kompas. Dan ternyata benar, penganiayaan Udin terjadi pada Selasa, 13 Agustus 1996, 14 tahun lalu. Sesuai dengan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), sebuah tindak pidana menjadi kedaluwarsa setelah berumur 14 tahun. Artinya, kasus kematian Udin akan masuk dalam dark number, sebuah kasus yang tak terungkap. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Peliputan Pers dan Keselamatan Wartawan |
|
Rabu, 25 Agustus 2010 |
|
Oleh Petrus Suryadi Sutrisno *) Jakarta (ANTARA News) - Nasib malang yang dialami seorang bernama Ridwan Salamun. Ia mengakhiri karirnya sebagai wartawan karena tewas ketika meliput bentrok antar-warga Bandaeli dan Tigitan, di Tual, Maluku Tenggara, pada 16 Agustus 2010.
Peristiwa tersebut nampaknya dapat memperpanjang daftar korban tindak kekerasan dan kriminalisasi serta teror terhadap wartawan (di Indonesia), seperti yang pernah direkam oleh konsultan media Inggris Tessa Paper tahun 2009. Laporan Tessa Paper tentang catatan dan daftar korban tindak kekerasan, kriminalisasi dan teror terhadap wartawan Indonesia tahun 1996-2009 telah diterbitkan dan dirilis dengan judul “Jangan Tembak Sang Pembawa Berita”. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan Somalia Tewas Dalam Baku Tembak di Mogadishu |
|
Rabu, 25 Agustus 2010 |
|
Mogadishu (ANTARA News/AFP) - Seorang wartawan Somalia tewas dalam baku tembak antara kelompok gerilyawan Islam dan pasukan pemerintah di Mogadishu pada Selasa, kata satu badan pengawas pers internasional.
Barkhat Awale, 60 tahun, wartawan dan pengelola Radio Hurma, sedang berada di atap kantor stasiun radio itu untuk membantu seorang teknisi menempatkan perlengkapan transmisi secara tepat ketika ia dihantam sebutir peluru di perutnya, kata Komite Perlindungan Wartawan (CPJ) yang berpusat di New York. |
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 185 - 192 dari 661 |
|
|
|