|
Medali Emas Spirit Jurnalisme untuk Atmakusumah |
|
Kamis, 09 Pebruari 2012 |
|

Atmakusumah Astraatmadja Jakarta (PWI News) - Komunitas Hari Pers Nasional (HPN) yang melibatkan Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Perusahaan perS (SPS), Serikat Grafika Pers (SGP), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Seluruh Indonesia (ATVLI) pada 2012 sepakat menganugerahi Medali Emas Spirit Jurnalismebagi tokoh pers Atmakusumah Astraatmadja. Penanggungjawab HPB 2012, Margiono, mengemukakan bahwa penghargaan ini pernah diraih oleh Dahlan Iskan, bos Jawa Bos Group, Jakob Oetama, bos Kompas Gramedia Group dan Rosihan Anwar. "Penghargaan spirit jurnalisme juga akan diberikan pada Bapak Atmakusumah. Beliau tokoh pers yang konsisten terus berkarya jurnalistik, pada saat mudah dan saat sulit," ujarnya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan jangan takut hadapi sengketa pers |
|
Kamis, 09 Pebruari 2012 |
Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo (kiri) dan Ketua Dewan Pers Bagir Manan (kanan) menandatangani MoU Perlindungan Profesi Wartawan disaksikan Ketua/Penanggungjawab Hari Pers Nasional (HPN) Margiono (belakang) di Jambi, 9 Februari 2012. (repro Padang Ekspres). JAMBI (Jamni Independent) - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Gedung DPRD Provinsi Jambi, kemarin (9/2), menjadi tonggak berdirinya sistem penegakan hukum yang baru terhadap insan pers di Indonesia. Karena, salah satu agenda dalam acara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY) itu, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan ketua Dewan Pers terkait penanganan hukum sengketa pers.
Dengan ditandatanganinya kesepahaman ini, ke depan awak media tak perlu khawatir lagi menghadapi laporan pidana terkait produk jurnalistiknya. Sebab, Polri akan menolak menerima laporan jika masih terkait dengan kode etik pers. Demikian juga bila ada pemeriksaan terhadap wartawan, Polri akan meminta keterangan ahli dari Dewan Pers.
Usai acara, Kapolri Jendral Timur Pradopo terlihat lega dengan penandatanganan ini. Sambil berjalan di belakang iring-iringan Presiden SBY, Timur mengatakan, seluruh insan pers harus menyambut baik penandatanganan kesepakatan antara pihaknya dengan Dewan Pers. “Kesepakatan ini adalah bentuk penegasan kami untuk menegakkan hukum,” katanya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Presiden tuangkan keresahan di HPN 2012 |
|
Kamis, 09 Pebruari 2012 |
|
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Jambi, 9 Februari 2012. (repro ANTARA News)
JAMBI (Jambi Independent) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlihat resah ketika berpidato pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2012 di Jambi kemarin (9/2). Presiden asal Pacitan, Jawa Timur, itu resah karena banyak persoalan masyarakat hingga saat belum tuntas. Mulai dari urusan perburuhan, sengketa tanah, hingga persoalan agama.
SBY menjelaskan, selama ini penyelesaian persoalan-persoalan yang menjadi dilema di masyarakat belum tuntas. Misalnya, urusan sengketa perusahaan dengan masyarakat di sekitar tempat industri. "Perusahaan juga terlibat persoalan dengan pekerja," ujar SBY.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Jambi harus telaah kualitas pertumbuhan ekonomi |
|
Rabu, 08 Pebruari 2012 |
JAMBI (Jambi Independent) - Pemerintah Provinsi Jambi perlu menelaah lebih jauh terhadap tingginya pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang mencapai 8,5 persen. Meski angka ini secara makro positif, namun harus diilihat apakah pertumbuhan ini berkualitas atau tidak. Hal ini terungkap dalam Konvensi Media sesi II dalam rangka Hari pers Nasional (HPN) yang berlangsung Abadi Convention Center (ACC), kemarin (8/2).
“DIlihat dari pertumbuhan ekonomi Jambis aat ini, perekonomian Jambi memang terlihat bagus. Tapi ini perlu dianalisi lebih lanjut,”kata Prof Aulia Tasman, Pengamat Ekonomi yang juga Rektor Universitas Jambi saat menjadi narasumber dalam acara tersebut. Makanya, angka-angka dalam indicator makro ini harus dilihat dampaknya terhadap indikator ekonomi lain. Karena pertumbuhan ekonomi 8,5 persen, inflasi 2,78 persen seharusnya bisa memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengurangan angka kemiskinan secara signifikan.
Ia menjelaskan, perlu dilihat jumlah penduduk yang berada sedikit diatas garis kemiskinan. Karena jika ada kebijakan pemerintah yang berdampak melonjaknya inflasi, maka penduduk yang berada di atas garis kemiskinan akan langsung turun status.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Jambi segera bangun Pelabuhan Ujung Jabung |
|
Rabu, 08 Pebruari 2012 |
|
 Margiono, Hatta Rajasa, Hasan Basri Agus (kiri ke kanan) dalam Konvensi Hari Pers Nasional di Jambi (8/2). JAMBI (Jambi Independent) - Rencana Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) membangun Pelabuhan Samudera di Ujung Jabung, Kabupaten Tanjab Timur (Tanjabtim) segera terwujud. Dia juga sudah memutuskan membangun sarana pendukung, yakni memilih jalan khusus dari Sarolangun-Ujung Jabung, untuk menggerakkan perekonomian Jambi.
Keputusan penting ini diungkapkan HBA menjawab dua pilihan yang dilontarkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam Seminar Prospek dan Potensi Ekonomi Jambi Masa Depan di Abadi Convention Centre (ACC), rangkaian Konvensi Media Massa Hari Pers Nasional (HPN), Selasa. Selain Dahlan, kebijakan HBA itu juga mendapat dukungan dari Menko Perekomian Hatta Radjasa dan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung yang juga sebagai pemateri dalam acara tersebut.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pers nasional belum sepenuhnya merdeka |
|
Rabu, 08 Pebruari 2012 |
|
Bagir Manan (repro ANTARA News) JAMBI (Jambi Independent) - Meski telah dijamin undang-undang, hingga kini pers belum sepenuhnya merdeka. Hampir setiap tahun sejumlah komunitas pers mengamati ada degradasi kemerdekaan pers. Dimana timbul semacam kesenjangan antara das sollen (normatif) dengan das sein (kenyataan praktik).
“Hal ini dibuktikan dengan masih adanya kekerasan terhadap pers, seperti penganiayaan, pembunuhan wartawan, pengerusakan peralatan jurnalistik dan bangunan tempat mengelola pers,” ujar Ketua Dewan Pers Bagir Manan saat menjadi pembicara dalam Konvensi Media Massa di Abadi Convention Center (ACC) Jambi, Selasa. Konvensi digelar menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2012.
Bagir mengangkat tema, “Mengapa hingga hari ini komunitas pers Indonesia, tetap mempersoalkan kemerdekaan pers?”
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Presiden ingin pers wacanakan pemimpin masa depan |
|
Senin, 06 Pebruari 2012 |
|
Bagir Manan (repro SuaraMerdeka)
JAKARTA (Jambi Independent) - Hajatan pemilihan umum (pemilihan legislatif dan presiden) 2014 masih dua tahun lagi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta media memberikan ruang kepada mereka yang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin. "Presiden menganjurkan pers mulai mendiskusikan dan memberikan ruang kepada mereka yang potensial untuk memimpin Indonesia ke depan," kata Ketua Dewan Pers Bagir Manan usai melaporkan persiapan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kantor Presiden, Senin. Selain itu, SBY juga meminta bantuan pers untuk mencermati hal-hal yang dikhawatirkan bisa mengganggu pembangunan demokrasi. Misalnya, pelaksanaan pilkada. "Apabila pilkada itu disertai dengan praktik yang tidak sehat seperti money politic, demokrasi tidak dapat berkembang dengan baik," kata Bagir Menkominfo Tifatul Sembiring menambahkan, presiden berharap media mulai menyosialisasikan hajatan pesta demokrasi 2014 itu. "Ini penting untuk disosialisasikan kandidat yang tampil, background-nya. Kemudian juga partai-partainya, karena perlu pembelajaran detail," terangnya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 13 - 20 dari 680 |
|
Berita Utama
A feed could not be found at http://www.liputan6.com/feed/rss
|
|