|
Sekolah Jurnalistik dan Kecerdasan Masyarakat |
|
Jumat, 29 Januari 2010 |
|
Oleh Drs H Ismail Djalili,Wartawan Senior dan Pendiri Stisipol Candradimuka
Jakarta (Sriwijaya Post) - PEMERINTAH, masyarakat dan insan pers di era teknologi komunikasi dan informasi sudah patut berpikir cerdas dan tepat untuk berbuat positif dan konstruktuif, guna mendorong kehidupan pers Indonesia yang maju. Kewajiban mendidik dan mencerdaskan wartawan (jurnalis) Indonesia makin mendesak dalam rencang-rancang bangun pers Indonesia masa datang. Karena ironis jika salah satu tujuan pokok pers yakni mencerdaskan kehidupan masyarakat, tetapi wartawannya kurang cerdas atau kurang jujur. Karena itu perlu segera mencerdaskan dan mendorong ketrampilan wartawan dalam menggeluti profesi mulianya tersebut. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Aceh Timur Dukung Standar Kompetensi Wartawan |
|
Jumat, 29 Januari 2010 |
|
Langsa (Analisa) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Aceh Timur include Pemko Langsa dan Aceh Tamiang sangat mendukung disahkannya standar kompetensi wartawan oleh dewan pers, pimpinan organisasi media massa, ketua lembaga profesi wartawan dan para tokoh pers di gedung dewan pers Jakarta, Selasa (26/1). Ketua PWI Aceh Timur Agusni AH didampingi Sekretaris Drs Arisnur dan Bendahara Eddyanto SST, di Sekretariat PWI setempat mengatakan, standar kompetensi wartawan ini merupakan salah satu syarat mutlak dalam upaya peningkatan kualitas wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistik dan kemerdekaan pers. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Buku Kumpulan Cerpen Wartawan Olahraga |
|
Jumat, 29 Januari 2010 |
|
 Jakarta (Warta Kota ) - Buku berjudul Kumpulan Cerpen Wartawan Olahraga berisi karya Aba Mardjani, AR Loebis, Djunaedi Tjunti Agus, Hendry Ch Bangun, Mahfudin Nigara, diluncurkan di VIP Barat Stadion Utama Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).
Antologi ini berisi 30 buah cerita pendek, yang ditulis kelima cerpenis dalam kurun waktu tahun 1980 sampai 2009, di sela-sela kesibukan mereka meliput dan menulis laporan olahraga. Kelimanya pernah bertugas di kawasan Senayan sejak tahun 1980, ketika tempat itu masih berupa asrama atlet nasional dan gedung-gedung olahraga utama nasional. Buku ini sudah beredar luas di toko-toko buku di Jakarta dan berbagai wilayah lainnya minggu ini dan dijual dengan harga Rp 40.000. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Presiden Minta Pers Pelopori Kongres Sepakbola |
|
Rabu, 27 Januari 2010 |
|
Jakarta (PWI News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pers dan KONI mempelopori kongres sepakbola Indonesia, demikian Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono usai bertemu dengan Yudhoyono di Kantor Presiden Jakarta, Rabu.
"Pers dilibatkan karena dinilai mempunyai peran penting dalam memajukan sepak bola. Presiden ingin sepak bola Indonesia bisa maju," katanya, usai pertemuan selama 45 menit itu yang juga dihadiri tokoh senior pers Tarman Azzam, Sofyan Lubis, Bambang Harymurti, Wina Armada, Marah Sakti dan Atal Depari. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Presiden Hadiri Hari Pers Nasional di Palembang |
|
Rabu, 27 Januari 2010 |
Jakarta (Warta Kota) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bersedia menghadiri puncak acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2010 yang diadakan di Palembang, Sumatera Selatan, 9 Februari 2010 mendatang saat menerima Panitia Pusat HPN yang dipimpin Margiono, Ketua Umum PWI, di Kantor Presiden, Jakarta. Ikut mendampingi Margiono adalah Bambang Harymurti dan Wina Armada (Dewan Pers), Ridlo Eisy (SPS), Bernard Sudarmara (SGP), Sofyan Lubis (Ketua Dewan Penasehat PWI), Tarman Azzam (Ketua DK PWI), Atal S Depari (Ketua Panpus HPN), Hendry Ch Bangun (Sekjen PWI), Marah Sakti Siregar (Ketua Bidang Pendidikan PWI), dan Budi Rahman (Bendahara PWI). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Dewan Pers Selesaikan Standar Kompetensi Wartawan |
|
Selasa, 26 Januari 2010 |
|
Jakarta (ANTARA News) - Dewan Pers menyelesaikan konsep standar kompetensi wartawan (SKW) yang serangkaian proses penyusunan, dan hasil akhirnya pada Selasa petang disepakati organisasi profesi wartawan, organisasi perusahaan pers dan kalangan akademisi. "Standar kompetensi ini merupakan keinginan banyak pihak, baik dari kalangan masyarakat luas maupun masyarakat persnya sendiri. Dalam standar ini masyarakat pers dengan melibatkan akademisi yang memahami dunia pers berupaya keras mengatur dirinya agar lebih profesional," kata Wakil Ketua Dewan Pers, Sabam Leo Batubara, di Gedung Dewan Pers, Jakarta. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Nasib Dahlan Iskan Tergantung Trafo |
|
Jumat, 22 Januari 2010 |
|
Jakarta (ANTARA News) - Direktur Utama PT PLN (Persero), Dahlan Iskan, mengungkapkan bahwa nasibnya kini tergantung pula terhadap trafo yang dimiliki perusahaanya, paling tidak jangan sampai ada yang meledak ataupun mati mendadak karena sebab teknis lainnya. "Kalau sampai ada trafo yang mati, maka mampuslas saya," katanya sambil tertawa, saat bincang-bincang dalam acara makan malam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di Jakarta. |
|
Selengkapnya...
|
|
|