|
Kantor PWI dan LKBN ANTARA Bengkulu Ditembak |
|
Rabu, 31 Desember 2008 |
|
Bengkulu (ANTARA News) - Kantor Persatuan Wartawan Indoneia(PWI) Cabang Bengkulu dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Bengkulu (Balai Wartawan) sekitar pukul 23.30 WIB, Minggu(28/12), ditembak orang tak dikenal, sehingga kaca di atas pintu depan hancur berantakan. Pada pecahan kaca pintu itu, terdapat satu buah timah diduga peluru senjata yang ditembakkan tersebut, kata Jaja, wartawan yang tengah berjaga di kantor PWI dan Kantor Berita ANTARA di Bengkulu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wartawan Punya Tanggung Jawab Moral ke Masyarakat |
|
Senin, 22 Desember 2008 |
|
Medan (ANTARA News) - Profesi wartawan mempunyai tanggung jawab moral yang besar terhadap masyarakat, baik dalam pemberitaan yang disajikan mau pun sikap dan prilaku di lapangan. Untuk memenuhi tanggung jawab itu, setiap wartawan harus mematuhi ketentuan yang terdapat dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU 4/1999 tentang Pers, kata Ketua PWI Sumut, H. Muchyan. AA dalam acara penyerahan kartu anggota muda dan biasa PWI Sumut di Medan, pekan lalu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Bursa Calon Ketua PWI Sumsel Bermunculan |
|
Senin, 22 Desember 2008 |
|
Palembang (ANTARA News) - Nama-nama calon ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Selatan (Sumsel), sejak sepekan terakhir mulai bermunculan, mengingat masa kepengurusan organisasi kewartawanan tersebut telah berakhir bulan November 2008. "Sejumlah calon yang menawarkan diri bersedia menjadi ketua PWI Cabang Sumsel menggantikan H Kurnati Abdullah yang telah habis masa baktinya itu, cukup banyak," kata Firdaus Komar, yang juga disebut-sebut menjadi salah satu calon Ketua PWI Cabang Sumsel dari Surat Kabar Berita Pagi, di Palembang. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Wapres Kalla dan Sepatu Wartawan |
|
Senin, 22 Desember 2008 |
|
Jakarta (ANTARA News) -Bagi Wakil Presiden (Wapres), M. Jusuf Kalla, semua hal bisa jadi bahan canda. Tak terkecuali, insiden pelemparan sepatu oleh wartawan Irak kepada Presiden Amerika Serikat (AS), George Bush, jadi guyonan. "Jadi, saya tahu caranya, nanti kalau ada keterangan pers, sepatu wartawan harus ditali," kata Wapres Kalla kepada wartawan di Istana Wapres Jakarta, pekan lalu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Masyarakat Arab Anggap Lemparan Sepatu Zaidi Hadiah Ideal Bush |
|
Senin, 22 Desember 2008 |
|
Baghdad (ANTARA News/AFP) - Irak mendapat imbauan dari masyarakat Arab yang kian nyaring bersuara, agar membebaskan Muntazer Al-Saidi, wartawan yang melemparkan sepatunya kepada Presiden George W. Bush, dan menilai hal itu merupakan sebagai hadiah perpisahan yang ideal bagi presiden AS. Para sahabat Muntazer Al-Zaidi, yang bekerja untuk Al-Baghdadia, sebuah stasiun televisi independen Irak, menyatakan bahwa merasa "benci Amerika" dan telah merencanakan serangan seperti ini selama berbulan-bulan terhadap tokoh yang memerintahkan perang di negaranya. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Chavez Nilai Zaidi Sangat Berani |
|
Sabtu, 20 Desember 2008 |
|
Karakas (ANTARA News/OANA) - Presiden Venezuela, Hugo Chavez, yang terkenal sebagai sosok anti-Presiden Amerika Serikat (AS) George W. Bush, menilai bahwa Zaidi selaku wartawan pelempar sepatunya ke Bush pada awal pekan ini dinilai sangat berani. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pengacara Saddam Tawarkan Bela Zaidi |
|
Sabtu, 20 Desember 2008 |
|
Amman (ANTARA/Xinhua-OANA) - Khalil Ad-Dulaimi, kepala pengacara Saddam Hussein, pada Senin (15/12), menawarkan untuk membela wartawan Irak yang melemparkan sepatu ke arah Presiden Amerika Serikat (AS), George W. Bush , yang datang di Irak untuk kunjungan perpisahan. Pengacara tersebut mengatakan di ibukota Jordania, Amman, ia membuat keputusan itu Ahad malam, segera setelah peristiwa tersebut dan ia sekarang berusaha membentuk tim pengacara guna membela wartawan itu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|