|
Rosihan Anwar: Wartawan Harus Setia Pada Profesi |
|
Rabu, 28 Oktober 2009 |
|

Cisarua (PWI News) - Wartawan senior H. Rosihan Anwar menegaskan, wartawan bisa jadi bukanlah pilihan utama seseorang dalam menentukan jalan hidupnya atau lantaran keterpaksaan dan kondisi situasional, namun jika sudah menjadi wartawan, maka dia harus setia kepada profesinya. "Contohnya tidak usah jauh-jauh. Ya saya ini. Saya awalnya tidak pernah bermimpi mau jadi wartawan, tapi begitu saya memulai profesi ini, maka saya harus punya tanggungjawab moral dan menjaga integritas. Saya sampai sekarang masih tetap menulis, karena memang saya tidak bisa bekerja di bidang lainnya," ujarnya saat memberi pembekalan kepada 50 peserta Pelatihan untuk Pelatih Nasional PWI di Wisma DPR, Cisarua, Jawa Barat, Rabu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Karya Jurnalistik Indonesia Bersaing Secara Global |
|
Rabu, 28 Oktober 2009 |
|
 Cisarua (ANTARA News) - Di tengah banyaknya praktik peliputan wartawan yang tidak memenuhi kaidah kode etik jurnalistik (KEJ), wartawan Indonesia, terutama anggota PWI, harus segera berbenah diri memperbaiki kinerjanya karena karya jurnalistik persaingannya sudah berlangsung secara global, kata Ketua Umum PWI Pusat, H. Margiono. "Hal ini tidak dapat dihindari sebagai dampak globalisasi. Dengan demikian kinerja wartawan di negeri ini harus lebih memahami kode etiknya dipadu dengan kreativitas secara profesional," ujarnya saat membuka Pelatihan bagi Pelatih Tingkat Nasional PWI di Wisma DPR Cisarua, Jawa Barat, Rabu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pelatihan PWI Multimedia Gateway |
|
Selasa, 27 Oktober 2009 |
|
 Jakarta (PWI News) - Sebanyak 38 anggota PWI dari berbagai cabang mengikuti pelatihan mengelola laman (situs Internet) untuk menyiapkan terlaksananya sistem manajemen database online terpadu berteknologi multimedia (multimedia gateway) di Jakarta, Selasa. Pelatihan tersebut dipandu oleh Ketua Bidang Multimedia PWI Pusat, Priyambodo RH, dan melibatkan Wijayakusuma selaku alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menjadi desainer dan system administrator laman http://www.pwi.or.id yang 23 Oktober 2009 genap berusia setahun. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Saat Wartawan Saling Bantu Pasca-Gempa Sumbar |
|
Selasa, 20 Oktober 2009 |
|
 Oleh Hendra Agusta
Padang (ANTARA News) - Gempa 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (30/9) telah membuat banyak korban baik jiwa maupun materi bagi rakyat daerah itu, termasuk di kalangan wartawan. Seorang wartawan senior Sumbar, AA Datuak Rajo Johan, meninggal akibat tertimbun tanah longsor pascagempa dan reporter media harian Padang, Harfianto Gani meninggal akibat kecelakaan saat meliput tanggap darurat gempa. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Bantu Perbaiki Rumah Wartawan Korban Gempa Sumbar |
|
Senin, 19 Oktober 2009 |
|
 Padang (ANTARA News) - PWI Pusat memberikan bantuan dana perbaikan rumah bagi wartawan di Sumatra Barat (Sumbar) yang rumahnya rusak akibat gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009. Bantuan diserahkan Ketua PWI Pusat Margiono kepada Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman di Padang, Senin, dan selanjutnya disalurkan melalui Tim Verifikasi PWI Cabang Sumbar. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Polisi Perketat Sidang Lanjutan Pembunuhan Wartawan Radar Bali |
|
Senin, 19 Oktober 2009 |
|
Denpasar (ANTARA News) - Sidang lanjutan pembunuhan wartawan Radar Bali, AA Narendra Prabangsa (43), dengan menggiring terdakwa I Nyoman Susrama di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, pihaknya menurunkan satu SSK pasukan untuk mengawal dan mengamankan jalannya sidang lanjutan yang siang itu diisi dengan pembacaan nota eksepsi oleh tim penasehat hukum terdakwa. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
PWI Kaltim Gelar Ujian Peningkatan Status |
|
Sabtu, 17 Oktober 2009 |
|
Samarinda (ANTARA News) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) sekaligus ujian peningkatan status dari anggota muda menjadi anggota biasa. Diklat dan ujian itu berlangsung dua hari, dari 17-18 Oktober. Diklat dan ujian peningkatan status tersebut digelar di Gedung PWI Kaltim, Jalan Biola Samarinda. Diklat dilakukan pada hari pertama dan hari kedua sampai pukul dua siang. Sementara ujian peningkatan status dilakukan pada hari kedua, tepatnya pada pukul 14.00 hingga 16.00 Wita. |
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 369 - 376 dari 661 |
|
|
|