Rabu, 13 Desember 2017

PWI Kawal Kasus Kekerasan Wartawan hingga ke Pengadilan

 

 

 

Kamis, 18 Agustus 2016 - 13:12 wib

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumer foto: Waspada Online

MEDAN - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara berjanji akan mengawal kasus kekerasan terhadap wartawan di Medan sampai ke pengadilan. Hal itu disampaikan Ketua PWI Sumut, H Hermansjah.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar peristiwa yang menimpa dua wartawan (salah satunya anggota PWI) kala menjalankan tugas jurnalistik itu menjadi pembelajaran bagi semua pihak sebagai upaya penegakan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Demikian dikutip dari Waspada Online, Kamis (18/8/2016).

Ia menilai, tindakan penganiayaan oleh oknum TNI AU sangat tidak pantas. Karena dalam menjalankan tugas jurnalistiknya wartawan dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Seharusnya, lanjut Hermansjah, aparat TNI AU di Medan bisa memahami fungsi pers. Dia pun menegaskan bahwa peristiwa penganiayaan yang dialami Array Argus (Tribun Medan) dan anggota PWI Sumut, Andi Syafrin Purba (iNews TV) harus diproses tuntas agar tidak terulang.

Ditambahkan, PWI Sumut tidak semata-mata menyalahkan salah satu pihak, karena masih menginvestigasi kasus tersebut. Dalam rangka penegakan Undang Undang Pers, PWI Sumut juga telah mendelegasikan Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan yang dijabat Wilfrid B Sinaga bersama elemen wartawan lainnya melakukan advokasi terhadap kedua korban. Alhasil, Tim Advokasi Pers Sumut dibentuk untuk investigasi dan pendampingan peristiwa tersebut. Tim Advoksi Pers Sumut dikoordinir oleh Wilfrid Sinaga (PWI Sumut).

Sumber: http://news.okezone.com/read/2016/08/18/340/1466762/pwi-kawal-kasus-kekerasan-wartawan-hingga-ke-pengadilan