Sabtu, 20 Oktober 2018

Ilham Bintang: Media Sosial Perlahan Geser Peranan Pers Indonesia

 

 

 

Masyarakat Indonesia yang kian aktif di dunia maya, khususnya media sosial secara perlahan menggeser peranan pers dalam media pemberitaan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pengarah Kongres PWI, Ilham Bintang saat jumpa pers di Rumah Makan Adem Ayem, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/9).

"Ada 160 juta orang di Indonesia terhubung ke internet ,artinya itu 60 persen dari masyarakat kita bermain di dunia maya, sedangkan media televisi  itu hanya menjangkau 80 juta masyarakat," kata Ilham.

Perbandingan angka tersebut, dijelaskan Ilham, merupakan pertanda bahwa dunia maya atau media sosial lebih banyak menjangkau masyarakat dibandingkan pers sekalipun itu adalah media siber atau online.

"Bahkan beberapa pemerhati pers kemudian khawatir dengan munculnya pandangan di masyarakat bahwa media sosial itu adalah realita sosial yang sebenarnya," jelasnya.

Lebih mirisnya lagi, sambungnya, media mainstream yang berasakan etika jurnalistik, seolah hanya menjadi tempat klarifikasi atau pemadam kebakaran saat media sosial bermunculan hoaks yang berakibat ributnya masyarakat.

Sehingga, kata dia, melalui Kongres PWI yang mengangkat tema "Menegakkan Pers Kebangsaan yang Independen, Profesional, dan Berintegritas" kemudian pers Indonesia dapat mengembalikan marwahnya sebagai bagian terpercaya dalam memberikan kabar dan berita.

"Ini yang ingin kita kembalikan bahwa marwah pers yang berprinsip pada etika yang tidak dimiliki media sosial," demikian Ilham.  [Humas]