Jumat, 23 Agustus 2019

Wartawan Sumsel Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Palembang  (ANTARA News) - Sebanyak 55 wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Sumatera Selatan, mengikuti program uji kompetensi dilaksanakan oleh Dewan Pers bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia pusat di Palembang, 2-3 November 2011.

Penanggung jawab program tersebut yang juga Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar,  pada acara penutupan program uji kompetensi itu di Palembang, Kamis petang mengatakan bahwa program dilaksanakan sekarang ini merupakan salah satu persyaratan menentukan bahwa wartawan bersangkutan betul-betul kompeten.

 

"Jadi bagi peserta yang dinyatakan lulus setelah mengikuti program uji kompetensi tersebut, berarti dia benar-benar merupakan wartawan yang profesional dan dinyatakan kompeten," katanya.

Menurut dia, program tersebut akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan ke seluruh provinsi di Indonesia, dan dalam waktu dekat ini kegiatan serupa akan dilaksanakan di Wilayah Kalimantan.

Dengan program tersebut, nantinya diharapkan seluruh wartawan Indonesia tidak ada lagi yang kemampuannya dalam menjalankan tugas di bawah standar, karena semuanya sudah berkompeten.

Demikian juga dengan pengusaha penerbitan surat kabar, ke depan ini dalam merekrut tenaga wartawan, salah satu persyaratan harus memiliki sertifikat lulus uji kompetensi, kata M Nuh, salah satu pengajar program uji kompetensi tersebut menambahkan.

Menurut mantan Pemimpin Pelaksana Redaksi di LKBN ANTARA yang juga wartawan senior di lembaga tersebut bahwa ke depan ini, tidak hanya wartawan yang dituntut berkompeten, tetapi usaha penerbitan surat kabar harus lolos uji kompetensi dalam segala hal.

Ia mengemukakan, dengan program uji kompetensi bagi para wartawan bertugas di media cetak maupun elektronik tersebut, ke depan, setiap nara sumber dianjurkan sebelum diwawancarai menanyakan ke pihak Dewan Pers ataupun PWI apakah wartawan bersangkutan sudah menyandang sertifikat uji kompetensi.

"Jadi, kalau wartawan tersebut ternyata belum mengikuti dan belum kompeten bisa saja nara sumber menolak diwawancarai," katanya.

Pada acara penutupan program uji kompetensi wartawan yang terdiri atas peserta muda, madya dan utama, ternyata ada beberapa dinyatakan belum kompeten dan diberikan kesempatan mengulang pada kesempatan berikutnya.

Dari 55 peserta, terdapat 19 wartawan jenjang utama, dan enam di antaranya dinyatakan belum kompeten, terdiri atas empat menyatakan setuju, dan dua lagi banding, dan 13 peserta madya semuanya kompeten, serta sisanya satu wartawan muda dinyatakan belum kompeten.
(T.M033//M026)