Minggu, 26 Mei 2019

28 Wartawan Kaltim Lulus Uji Kompetensi

Samarinda (ANTARA News) - Tercatat 28 wartawan yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) lulus 100 persen, sehingga semuanya mendapat sertifikasi dan dinyatakan layak menjadi wartawan kompeten.

"Kaltim menjadi urutan ke dua dalam catatan PWI, setelah Yogyakarta, yang pesertanya dinyatakan lulus 100 persen dalam Uji Kompetensi Wartawan di Indonesia," ucap Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Atal S. Depari, saat penutupan UKW di PWI Kaltim Jalan Biola, Samarinda.

 Bahkan, lanjut dia, acara penutupan UKW di Kaltim merupakan tercepat dari sejumlah UKW yang pernah digelar selama ini, pasalnya di sejumlah daerah, penutupannya dilakukan ada yang hingga malam hari, sedangkan di Kaltim pada pukul 16.00 acara penutupannya sudah tuntas.

Terkait dengan itu, dia berharap agar untuk tahun mendatang, UKW di Kaltim dapat digelar dua kali, karena hal ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, pemerintah dan semua nara sumber yang diwawancarai wartawan. Manfaat itu antara lain, nara sumber akan merasa nyaman menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan, karena kompetensinya sudah teruji, sudah professional, dan patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik Indonesia.

Dikatakannya, UKW ini tidak lepas dari bantuan Pemprov Kaltim melalui Humas yang telah menganggarkan dana senilai Rp62 juta, antara lain untuk biaya akomodasi dan transportasi bagi para penguji dari Jakarta yang berjumlah 8 orang.

Guna lebih mengetahui kelayakan wartawan di Kaltim, maka dia berharap agar Humas Setprov Kaltim pada 2012 dapat meningkatkan anggaran untuk UKW, paling tidak sebesar dua kali lipat dari jumlah yang digulirkan pada 2011, karena hal ini akan dapat memperingan Humas, terkait konfirmasi berita dari wartawan yang telah profesional.

Atal juga menyinggung, bahwa target PWI Kaltim pada 2011 adalah menjadikan sebanyak 500 wartawan lulus sertifikasi dari seluruh jumlah anggota PWI sebanyak 16.000 orang yang tersebar di nusantara.

"Kami yakin target sebanyak 500 wartawan yang lolos uji kompetensi itu dapat tercapai, karena saat ini jumlahnya sudah mendekati 500 orang, sedangkan di sejumlah daerah lain juga menyusul melakukan UKW hingga akhir Desember ini," ujar Atal mengakhiri. (*)