Minggu, 26 Mei 2019

Uji Kompetensi Harus Diikuti Wartawan

Bandarlampung  (ANTARA News) - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Margiono, mengatakan bahwa uji kompetensi yang ditetapkan Dewan Pers sudah menjadi keharusan bagi seluruh wartawan di Indonesia.

"Kompetensi itu diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme awak media guna menjalankan tugas peliputan sehari hari," ujarnya, usai melantik pengurus PWI Cabang Lampung periode 2011-2016 di Balai Keratun Pemprov Lampung, Selasa.

 

Menurut Margiono, yang juga anggota Dewan Pers, siapa saja wartawan yang telah memiliki sertifikat itu diumumkan melalui laman (situs Internet) oleh Dewan Pers sehingga narasumber berita dapat menolak ataupun menerima awak media melakukan kegiatan jurnalistik di lapangan.

"Kami menargetkan dalam tiga tahun mendatang seluruh anggota PWI yang berjumlah sekitar 15 ribu orang sudah dapat mengantongi sertifikat kompetensi," kata dia.

Tetapi, ia mengemukakan, upaya pendidikan dan peningkatan profesionalitas wartawan itu tidak akan berhenti, dan pembinaan akan terus dilakukan.

"Program peningkatan kompetensi wartawan ke depan akan menjadi suatu hal yang utama atau penting. Sebab PWI Pusat pada tahun 2012 mulai mengumumkan para wartawan yang telah memiliki kompetensi tersebut," kata ketua PWI Pusat itu.

Ia menegaskan, tujuannya adalah agar narasumber kelak dapat memberikan kesempatan peliputan yang seluas-luasnya kepada mereka yang sudah memiliki kompetensi sebagai wartawan.

"Ke depan para narasumber juga memiliki hak untuk menolak wartawan yang belum kompeten. Makanya uji kompetensi wartawan ini menjadi sangat penting," ujarnya.

Margiono juga mengharap pengurus PWI Cabang Lampung yang baru saja dilantik, agar dapat menjadi poros penggerak utama dalam peningkatan profesionalitas wartawan di provinsi itu.

Sementara itu, Ketua PWI Cabang Lampung, Supriyadi Alfian, menyatakan komitmennya untuk terus memfokuskan diri pada masalah pendidikan dan peningkatan wartawan. Salah satunya dengan kembali mengadakan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI).

"Saat ini kami laporkan juga bahwa Lampung telah memiliki lima penguji kompetensi wartawan yang diharapkan dengan kondisi ini, peningkatan profesionalitas wartawan di Lampung akan semakin cepat terwujud," ujar dia.

Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, mengharapkan kepengurusan PWI Cabang Lampung bisa membawa perubahan yang lebih maju untuk provinsi ini.

"Pers harus tetap berani menjalankan fungsi kontrolnya, termasuk kepada pemerintah. Apapun konsekuensinya nanti," ujarnya dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Lampung Ms Joko Umar Said.

Ia juga meminta ke depan semua wartawan dapat mengantongi sertifikat kompeten sehingga mampu mendukung pembangunan daerah. (*)