Jumat, 23 Agustus 2019

SIWO PWI Fasilitasi Jumpa Pers Rahmad Darmawan

Jakarta (ANTARA News) - Pengurus Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat di Jakarta, Kamis, memfasilitasi konferensi pers Rahmad Darmawan yang secara resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas U-23.

"Kami memfasilitasi konferensi pers Pak Rahmad Darmawan ini karena merupakan usulan dan keinginan dari banyak media dan bukan merupakan kehendak kami," ujar Sekretaris SIWO PWI, Raja Parlindungan Pane, di Jakarta, Kamis.

 

Rahmad Darmawan beberapa hari sebelumnya menyatakan mundur sebagai pelatih Timnas U-23 atau tim SEA Games XXVI ditandai penyerahan surat pengunduran diri secara tertulis ke PSSI yang dititipkan melalui rekannya Eddy Syahputra.

Peristiwa mundurnya seorang pelatih Timnas di Indonesia merupakan peristiwa langka. Namun Rahmad sendiri mengaku pengunduran dirinya hanyalah merupakan hal biasa, layaknya seorang pekerja yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Sementara pengurus PSSI sendiri masih bersikap pasif dan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin yang belum menanggapi pengunduran diri Rahmad malah "melancong" ke Jepang untuk menyaksikan pertandingan sepakbola Piala Dunia Antar Klub.

Kecuali itu, Penanggung Jawab Timnas Indonesia, Bernhard Limbong yang memberikan reaksi beberapa jam setelah Rahmad mengundurkan diri mengaku tak ambil pusing mengenai mundurnya Rahmad Darmawan. Menurutnya, pergantian pelatih adalah perkara gampang.

Raja Parlindungan menambahkan, sejak Rahmad menyatakan mundur banyak media dari daerah yang menghubunginya untuk meminta digelar konferensi pers Rahmad Darmawan karena PSSI sendiri tidak segera melakukan hal itu.

"Banyak perwakilan media dari daerah yang meminta. Ya, alhamdulillah, kita bisa undang wartawan untuk mendengarkan langsung keterangan dari Pak Rahmad Darmawan," ujarnya.

Dalam konferensi pers yang dihadiri sekitar 70 wartawan tersebut, Rahmad mengatakan bahwa dirinya sedang sibuk melakukan klinik kepelatihan (coaching clinic) di beberapa daerah Jabotabek sehingga tak bisa berkomunikasi langsung dengan media.

"Tetapi, saya berpandangan pengunduran diri ini hanya hal biasa layaknya seperti orang yang mengundurkan diri dari pekerjaannya. Saya tidak menduga, ternyata apresiasi dan tanggapan masyarakat begitu besar dengan pengunduran diri saya," ujarnya.

Rahmad juga mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum menerima reaksi atau jawaban dari PSSI atas pengunduran dirinya tersebut dimana PSSI telah melarangnya memilih pemain Timnas dari klub Liga Super Indonesia.

"Pengunduran diri ini merupakan keinginan dari hati nurani saya yang paling dalam. Sejak Timnas kita kalah di final SEA Games XXVI, sebenarnya sejak itu saya sudah berpikir untuk langsung mundur karena saya gagal membawa misi medali emas, tidak seperti banyak cabang lain. Sikap (mundur) saya ini tidak bermaksud untuk mencederai siapa pun," demikian Rahmad Darmawan.

PSSI mengikat kontrak Rahmad Darmawan sejak Agustus 2011 hingga Agustus 2013 mendatang. (*)