Rabu, 18 Oktober 2017

IBU JURNALISTIK: JADILAH WARTAWAN OBJEKTIF DAN SANTUN

RMOL. Tokoh pers Indonesia, Herawati Diah menyampaikan pesan agar para wartawan dalam menyampaikan berita secara objektif dan santun dalam berbahasa. Dalam pesannya lebih lanjut, Herawati Diah mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang ikut memberantas korupsi.

Pesan itu Herawati Diah sampaikan dalam acara Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat, di Ruang Perpustakaan MPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kmais (31/3).

Acara yang digelar secara rutin itu kali ini membedah buku yang berjudul "99 Tahun Herawati Diah: Pejuang Pers Indonesia".

Herawati Diah mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang masih mengingat dirinya. Ia mengaku terkejut ketika menerima undangan acara itu. Dirinya mengakui memang dirinya tak bisa dipisahkan dengan dunia jurnalistik sehingga dirinya sampai disebut sebagai ibu jurnalistik. Dirinya sudi menerima undangan sebagai pembicara buku sebab apa yang dilakukan itu demi untuk kepentingan bangsa.

Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono dalam sambutan pada acara itu menuturkan kegiatan yang dilakukan pada hari ini bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak. Dirinya memberi apresiasi kepada Herawati Diah. Lebih lanjut dikatakan, dalam usianya yang sudah sangat berpengalaman apa yang didedikasikan Herawati Diah adalah untuk bangsa. Sebagai generasi muda, Ma'ruf Cahyono ingin mengikuti jejak beliau.

Seorang penulis Indonesia, Toeti Heraty N Roosseno dalam kesempatan yang sama menuturkan dirinya bertemu dengan Herawati Diah sejak pada tahun 1967 namun dalam pertemuan itu kapasitasnya bukan sebagai insan pers tetapi sebagai pendiri Yayasan Mitra Budaya Indonesia. Yayasan itu mempunyai tujuan untuk merestorasi Candi Borobudur. Toeti Heraty menyebut Herawati Diah sebagai obor penyemangat. [rus]

Sumber: RMOL.co

 

http://www.rmol.co/read/2016/03/31/241538/Ibu-Jurnalistik:-Jadilah-Wartawan-Objektif-Dan-Santun-