Rabu, 18 Oktober 2017

"Rebonding" Ala Adhyaksa Dault

Bandarlampung (ANTARA News) - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault memiliki cerita yang dikemukakannya di hadapan masyarakat, termasuk wartawan, di Bandarlampung mengenai rebonding alias meluruskan rambut.

Kepada sejumlah pelajar di Lampung, menteri itu mengatakan bahwa jangan latah menggunakan istilah asing kalau tidak mengerti maknanya.

"Ada seorang imam masjid di daerah Indonesia bagian timur, yang memiliki anak berambut keriting," katanya.

Ketika ditanyakan kepada si anak, mengapa rambutnya berubah menjadi lurus, ternyata si anak menilai bahwa sang ayah telah ketinggalan zaman.

"Rambut ini diluruskan atau rebonding," kata si anak kepada ayahnya, dan ditanggapi dengan anggukan beberapa kali.

Saat di masjid dan hendak memimpin shalat,  seperti biasa sang ayah tadi menjadi imam dan langsung meminta kepada makmumnya, agar shaf (barisan) di-rebonding. Padahal,ia bermaksud meminta makmumnya meluruskan barisan, dan bukan meluruskan rambut mereka masing-masing.

Cerita Adhyaksa Dault itu pun langsung mengundang gemuruh tawa sekaligus mendapat tepukan tangan dari seluruh peserta yang hadir di Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai, Bandarlampung, Selasa (11/11).

Jadi, ujar Adhyaksa, semua orang jangan gampang menggunakan istilah asing kalau tidak benar-benar paham dan mengerti artinya.  (*)