Rabu, 18 Oktober 2017

Perangi Aids Dengan Olah Raga

Jakarta, (RM- 1 Desember 2008 ),- MENTERI Pemuda dan Olah­ra­ga, Adhyaksa Dault menyerukan agar Indonesia harus bebas dari pe­nyakit Aids. Hal itu diung­kap­kan Menpora pada acara mem­pe­ringati hari Aids sedunia 2008, di Jakarta kemarin.

Adhyaksa menjelaskan bahwa salah satu penyakit mematikan itu telah memakan korban yang cu­kup banyak di Indonesia. “Ti­ap ta­hun anak muda kita mati, ber­da­sarkan data dari Badan Nar­­ko­tika Nasional sebanyak 15 ribu orang mati, jadi tiap hari se­kitar 40 orang meninggal dise­bab­kan pe­nyakit tersebut,”ujar Adhyaksa.

Dia juga mengharapkan de­ngan diadakannya olahraga un­tuk memperingati hari Aids se­du­nia itu, dapat memberikan arti po­sitif bagi generasi muda. Olah­raga, katanya, sangat baik untuk mental generasi muda dan da­pat menghindari sikap-sikap negatif.

Dalam acara itu juga dihadiri Menkokesra, Aburizal Bakrie. Me­nurut Bakrie, Aids meru­pa­kan masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia pada bidang ke­sehatan. Dalam acara mem­pe­ringati hari Aids sedunia itu, Men­pora melepas 1000 peserta fun bike dan 1000 perserta fun walk. Para peserta fun bike, rute yang akan ditempuhnya dari Se­nayan sampai Monas. Se­men­ta­ra, peserta fun walk, rutenya dari Senayan sampai patung Jenderal Sudirman.

Sementara itu, Sekretaris Ko­misi Penanggulangan HIV Aids Indonesia, Nafsiah Mboi, me­ngatakan bahwa untuk pen­ce­gahan harus diupayakan sein­ten­sif mungkin. Katanya, Indonesia me­rupakan salah satu negara ter­tin­g­gi pertumbuhannya meng­i­dap penyakit Aids berdasarkan es­timasi data, tam­bahnya, bahwa sebanyak 2000 ribu penduduk In­donesia mengidap penyakit Aids. Untuk data yang telah dila­por­kan, sebanyak 21 ribu yang po­­sitif mengidap penyakit me­ma­tikan itu. uzi