Rabu, 18 Oktober 2017

Siapkan Program Atlet Andalan

Program Atlet Andalan (PAL) terus menjadi agenda penting Adhyaksa Dault. Sebagai orang yang sedang menjabat sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora), Adhyaksa merasa bertanggung jawab terhadap kondisi olahraga nasional bukan saja saat ini, tapi juga masa depan.

Hal itu tersirat setelah Adhyaksa bertemu dengan Ketua KONI/KOI Rita Subowo. Meski sampai pertemuan itu berakhir belum ada kesepakatan mengenai Pelatnas SEA Games. tapi Adhyaksa meyakinkan bahwa pembentukan PAL sama sekali tidak mengganggu program Pelatnas yang dilaksanakan KONI.

"PAL adalah program pemerintah jangka panjang karena 2011 kita tuan rumah (SEA Games). Kita buatkan pondasi yang kuat supaya punya atlet yang handal," katanya.
"Pada saat atletnya dibutuhkan, akan dikembalikan ke PB. Pada saat KONI membentuk pelatnas SEA Games, atlet akan dikembalikan ke PB," jelas Adhyaksa yang mengatakan bahwa tidak ada kewajiban pemerintah untuk menyiapkan dana pelatnas.

Menegpora juga menegaskan bahwa tidak ada upaya pengambilalihan kewenangan, karena PAL adalah program pemerintah untuk membina atlet dalam jangka panjang. "Yang tujuannya membantu PB. Kita justru membantu KONI," tambahnya.
Sementara itu ketua KONI/KOI Rita Subowo juga mengakui bahwa masih ada beberapa hal yang belum mencapai titik temu dengan Menegpora. Namun ia menegaskan bahwa apapun masalah yang dihadapi akan diselesaikan bersama.
Terkait dengan sejumlah pemberitaan di media, Rita yang didampingi Ketua PB Pelti Martina Widjaja, mengaku telah meminta maaf pada Menegpora.
"Saya harap pers tidak memecah belah seperti itu, olahraga itu harus bersatu, kalau ada ketidaksesuaian harus dibicarakan," kata Rita.
Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Menegpora dinilai mengambil alih kewenangan KOI melalui program PAL yang mendapat sokongan penuh dana dari pemerintah, sedangkan pelatnas SEA Games 2009 Laos yang menjadi tugas KONI-KOI sama sekali tidak dibantu.  (*)